• 0821 4595 6878

22 Nov

Ada begitu banyak tradisi khas Bali yang menawarkan budaya unik dan merupakan tradisi sakral bagi masyarakat setempat. Salah satunya adalah tradisi ngurek Bali yang bisa dibilang merupakan tradisi yang ekstrem. Pada momen ini, masyarakat yang berpartisipasi akan mencoba menusuk dirinya sendiri dengan keris.

Tak semua orang bakal berani berpartisipasi pada acara ini. Bahkan, mereka yang menonton upacara pelaksanaan tradisi ngurek Bali juga bisa jadi bakal merasakan suasana yang begitu mengerikan. Apalagi, ketika mereka dihadapkan dengan pemandangan seseorang yang tengah berusaha untuk menusuk diri sendiri.

Pelaksanaan tradisi ngurek di Bali merupakan acara yang memiliki suasana mistis begitu kental. Masyarakat Bali percaya bahwa mereka yang menusuk dirinya sendiri pada acara ini sedang dalam kondisi tidak sadar. Mereka melakukan hal yang tidak masuk akal tersebut dalam kondisi tidak sadar atau sedang kerasukan.

Oleh karena itu, mereka yang menusuk diri pada tradisi ngurek di Bali tidak akan mengalami ketakutan. Hal yang cukup menarik pada tradisi ini adalah, ajang tersebut ternyata tidak memunculkan luka apapun pada tubuh peserta. Bahkan, setelah perhelatan acara, Anda tidak akan menjumpai lecet atau bekas tusuk di tubuh peserta.

Sejarah Tradisi Ngurek Bali

Kata ngurek pada tradisi ngurek merupakan kata yang berasal dari urek. Dalam bahasa Bali, urek memiliki arti melubangi atau menusuk. Selain menyebut acara ini dengan tradisi ngurek, masyarakat Bali juga menamai tradisi ini dengan nama tradisi ngunying.

Aktivitas ekstrem yang ada pada tradisi ngurek Bali bukanlah kegiatan yang biasa. Masyarakat Hindu Bali menganggap tradisi mistis ini sebagai upacara yang sakral. Apalagi, ritual ini mereka laksanakan sebagai wujud persembahan tulus yang ditujukan kepada Sang Hyang Widhi Wasa.

Keris yang digunakan untuk menusuk pada ritual ini merupakan jenis keris yang sangat tajam. Selain itu, mereka yang menusuk diri pada tradisi ngurek Bali melakukannya secara acak. Ketika menyaksikan upacara ini, Anda akan mendapati ketika ada peserta yang mencoba menusuk dada, perut, kening, ataupun alis.

 

Leave a Comment