• +62 81999600007

03 Apr

Babi Guling merupakam makanan yang terbuat dari babi betina atau jantan yang perutnya diisikan dengan bumbu dan sayuran seperti daun ketela pohon dan lalu dipanggang sambil diputar-putar (diguling-gulingkan) sampai matang dengan ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi kecoklatan dan renyah. Awalnya babi guling pada mulanya digunakan untuk sajian pada upacara baik upacara adat maupun upacara keagamaan, namun saat ini babi guling telah dijual sebagai hidangan baik di warung-warung, rumah makan, bahkan hotel-hotel tertentu di daerah Bali dan lainnya.

Babi Guling biasanya dipersembahkan pada upacara Yadnya atau ritual keagamaan lainnya bagi umat hindu. Babi Guling ini juga berkaitan erat dengan pemujaan kepada Ida Shang Hyang Widi Wasa dalam manifestasi beliau sebagai Dewi Durga yang dulunya merupakan faham dari aliran Bairawa di Bali. Rasanya yang enak dan gurih membuat Babi Guling banyak digemari orang orang-orang dan menjadi salah satu kuliner yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung. Berikut sedikit resep dalam pembuatan Babi Guling :

Bahan-Bahan

  • Seekor babi
  • Bumbu base Genep
  • Kayu bakar / serabut kelapa
  • Alat panggang babi

Cara Membuat:

  • Setelah darahnya habis baru dibersihkan kulitnya dengan menggunakan Api atau gunakan air panas jika ukuran babi tidak terlalu besar.
  • Keluarkan isi perut dengan membuat lubang pada bagian perut, bersihkan kotorannya.
  • Setelah bersih baru tusukkan alat pemanggangan babi dari mulut sampai tembus ke bagian belakang
    Masukkan bumbu ke dalam perut dan jahit kembali lubang perut.
  • Ikat keempat kaki babi jika babi berukuran besar dan tutup lubang darah yang berada di leher babi menggunakan serabut kelapa.
  • Nyalakan kayu bakar
  • Babi siap untuk dipanggang
  • Panggang babi secara merata selama kurang lebih 2 jam.
  • Tunggu sampai warna babi berubah menjadi kemerahan
  • Setelah merah merata dan dirasa babi sudah cukup matang angkat dan bersikan kembali menggunakan lap bersih

Resep Bumbu Base Genep

Bahan:

  • 250 gr Bawang Merah
  • 125 gr Bawang Putih
  •  45 gr Laos
  • 65 gr Jahe
  •  40 gr Kunir
  • 20 gr kencur
  • 125 gr Cabe besar buang bijinya hingga bersih
  • 50 gr Cabe kecil
  • 40 gr Kemiri
  • 50 gr Terasi
  • 1 st Ketumbar
  • ½ sm Merica
  • Garam secukupnya
  • 100 mlt Minyak goreng
  • 200 mlt Air
  • 4 lembar Daun Salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang sereh

Cara Membuat:

  • Potong-potong semua bumbu lalu masukan ke dalam blender, tuang minyak goreng 50 mlt dan air secukupnya lalu blender. Bila lebih menyenangi bumbu halus maka blenderlah hingga halus.
  • Setelah itu, panaskan sisa minyak kemudian tumis bumbu tambahkan air, daun salam, daun jeruk dan sereh yang telah dimemarkan. Tambahkan sisa air.
    Tumislah hingga asat dan berbau harum.
  • Angkat dan dinginkan.
  • Setelah dingin simpanlah di kulkas.
    Perlu diketahui, bila disimpannya di freezer, bumbu ini bisa bertahan paling lama 1.5 minggu.

Leave a Comment