• +62 81999600007

30 Mar

Umat Hindu yang berbahagia, sebuah kesempatan dan anugerah tak terhingga kita semua dalam keadaan sehat dan sejatera. Ijinkan kali ini kami sedikit membahas tentang korban suci atau Yadnya dalam Bhagavad Gita. Dalam salah satu sloka dijelaskan :
सहयज्ञा: प्रजा: सृष्ट्वा पुरोवाच प्रजापति: |
अनेन प्रसविष्यध्वमेष वोस्त्विष्टकामधुक् || 10 ||
saha-yajñāḥ prajāḥ sṛiṣhṭvā purovācha prajāpatiḥ
anena prasaviṣhyadhvam Esha vo ‘stviṣhṭa-kāma-dhuk
Pada awal penciptaan, Brahma menciptakan makhluk hidup melalui Yajna (korban) lalu berkata, “Dengan Yajna ini, mereka akan memberikan semua yang ingin anda capai.” (Bhagavad Gita 3.10)
Para umat Hindu se-Dharma, Semua unsur-unsur alam merupakan bagian dari ciptaan Tuhan. Semua yang berada dia alam secara alami akan ditarik dan dikembalikan lagi kepada seluruh mahluk di dunia. Matahari menjaga stabilitas bumi, memberikan panas dan cahaya untuk keberlangsungan hidup di dunia. Bumi menciptakan makanan dari tanah untuk kebutuhan kita dan juga menyimpan mineral dalam perut bumi untuk kehidupan. Udara sebagai kekuatan hidup dalam tubuh kita dan mendukung energi suara. Kita sebagai manusia juga merupakan bagian integral dari seluruh sistem ciptaan Tuhan. Udara yang kita hirup, Bumi yang kita huni, air yang kita minum, dan cahaya yang menerangi kita, semua adalah anugerah dari Tuhan melalui ciptaannya. Kita diberikan anugerah namun kita memiliki kewajiban untuk menjaganya.
Semua yang ada merupakan ciptaan Tuhan Yang Esa, maka semua akan kembali pada-Nya. Kita hanya meminjam sedikit anugrah-Nya, yang hendaknya kita sebagai manusia tidaklah serakah dalam menikmati materi dunia. Penegakan Dharma berdasarkan pripsip yadnya harus dipegang teguh, maka kedamaian dalam diri spritual masing-masing manusia akan terwujud. Untuk itulah, maka kita harus senantiasa berbagai kepada sesama, mencintai semua mahluk, serta Ber-Yadnya kepada-Nya.

Leave a Comment